Hari
ini adalah hari pertama masuk tahun ajaran baru, setelah kemarin melewati
suasana ospek yang melelahkan dan menyebalkan itu akhirnya aku diterima juga
disalah satu SMA favorit yang kuimpikan selama ini dan harus mengucapkan
selamat tinggal pada seragam biru putihku. Jadi penasaran bagaimana teman-teman
baruku, guru- guru di sekolah ini dan masih banyak lagi pertanyaan yang memenuhi
pikiranku ini. Terbuai dalam lamunan ini tanpa sadar bel berbunyi pertanda jam
pelajaran pertamaku dimulai. Pelajaran hari ini dimulai dengan mata pelajaran
matematika yang sebenarnya aku sendiri tidak menyukainya. Tibalah saatnya guru
itu masuk ke dalam kelas dan membuka pelajaran pada pagi hari ini. ”Selamat
pagi anak- anak, karena hari ini hari pertama masuk sekolah jadi belum ada
pelajaran. Ibu hanya ingin menyampaikan tentang apa saja materi yang akan
dibahas pada semester ini dan ibu ingin mengenal lebih jauh tentang pribadi
kalian. Jadi, ibu minta nanti satu persatu kalian memperkenalkan diri di depan
kelas”. Katanya panjang lebar. Waktu terus berjalan dan tibalah saatnya dia
memperkenalkan diri, cowok yang tadi
berpapasan denganku di depan gerbang sekolah sesaat sebelum masuk. Namanya
adalah Adhian Yudhistira, siswa pindahan dari Bandung. “Nama yang indah,
seindah wajahnya. Ups, ngomong apa sih aku ini. Tapi kalau memang boleh jujur,
sejak pertama aku melihatnya ada sesuatu yang beda. Jangan bilang ini adalah “love at the first sight”. Bisa gawat
jadinya, pelajaran aja belum dapat tapi udah mikirin perasaan. Hehe.”
